Now Reading
Tema pernikahan ngikutin orang tua atau kemauan pengantin?

Tema pernikahan ngikutin orang tua atau kemauan pengantin?

Tema pernikahan ngikutin orang tua atau kemauan pengantin? Pasti para calon pengantin pernah bertanya-tanya mengenai hal ini. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hal tersebut, mari pahami lebih dahulu apa sih hakikat sebuah pernikahan. Pernikahan adalah sebuah momen yang sakral dan pastinya juga merupakan sebuah momen yang sangat istimewa bagi kamu dan pasangan. Akan tetapi, kamu perlu mengingat bahwa pernikahan juga merupakan salah satu momen yang penting bagi kedua orang tua kamu. Karena sejatinya pernikahan tidak hanya melibatkan kamu dan pasanganmu, namun juga kedua belah pihak keluarga.

Sehingga wajar saja jika orang tuamu turut ikut ikut campur dalam persiapan pesta pernikahan kamu, terutama mengenai tema pernikahan. Namun terkadang disinilah mulai terjadi konflik antara kamu dan orang tua. Bisa saja kamu menginginkan tema intimate wedding yang hanya mengundang saudara serta teman terdekat. Namun, biasanya para orang tua cenderung lebih menginginkan pesta pernikahan yang mewah yang mengundang banyak orang. Karena mereka percaya bahwa momen pernikahan anaknya merupakan momen yang membanggakan serta momen dimana mereka bisa berkumpul dengan semua kerabat serta relasi. 

Nah, jika sudah terjadi gesekan atau konflik seperti itu, maka kamu dan orang tuamu harus segera mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Dengan mencari jalan keluar yang terbaik maka pernikahan impian kamu akan bisa berjalan dengan lancar, serta orang tua kamu pun akan bahagia. Lantas, bagaimana jalan keluarnya? Jika kamu dan orang tuamu sedang mengalami perbedaan pendapat terkait dengan tema pernikahan, maka berikut dibawah ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan. 

Sampaikan Keinginan Anda 

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika kamu dan orang tuamu memiliki perbedaan pendapat mengenai tema pernikahan adalah dengan menyampaikan keinginan kepada orang tua. Mungkin saja orang tuamu tidak pahami mengapa kamu menginginkan pesta pernikahan yang intimate. Nah, disinilah kamu harus menjelaskan kepada mereka mengapa kamu ingin pesta pernikahan dengan tema intimate wedding. Kemukakan semua alasan yang kamu miliki, seperti kamu ingin momen pernikahanmu tidak hanya berkesan bagi kamu dan juga keluarga, namun juga bagi para tamu undangan. Selain itu, kamu bisa juga menjelaskan bahwa pernikahan dengan tema intimate bisa membuat pernikahanmu terkesan lebih sakral. Nah, jika kamu bisa mengutarakan serta menjelaskan kenapa kamu lebih memilih tema pernikahan tertentu, pasti orang tuamu akan mengerti. Dengan demikian kamu tidak lagi perlu memiliki pertanyaan seperti, pernikahan ngikutin orang tua atau kemauan pengantin? lagi karena kamu dan orang tuamu sudah bisa menemukan jalan tengah yang terbaik.

See Also

Siapa Yang Membiayai Pesta Pernikahan 

Ketika kamu dan orang tua memiliki perbedaan pendapat mengenai tema pernikahan, maka hal lain yang perlu kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan adalah siapa yang akan membiayai pesta pernikahan tersebut. Jika kamu dan pasanganmu sudah memiliki uang yang cukup untuk membiayai pesta pernikahan kalian sendiri maka kalian bisa memberikan pengertian secara baik-baik kepada orang tua kalian. Jika kamu dan pasangan bisa membiayai pesta pernikahan kalian sendiri, maka kamu bisa memilih tema pernikahan yang sesuai dengan budget yang kamu miliki. Akan tetapi, beda cerita jika yang membiayai pesta pernikahanmu adalah orang tua. Jika memang itu yang terjadi, maka kamu harus mengikuti apa yang orang tuamu inginkan. Jika mereka memang ingin mengadakan pesta pernikahan yang mewah dengan banyak tamu undangan, maka tentu saja ku harus mengikuti keinginan mereka tersebut. 

Mengadakan Dua Pesta 

Jalan tengah yang bisa menjadi solusi terbaik dalam menghadapi konflik penda pendapat mengenai tema pernikahan yang sedang kamu dan orang tua alami adalah dengan menggelar dua kali pesta pernikahan. Misalnya, kamu bisa menggelar resepsi pernikahan untuk siang harinya, dan after party untuk malam harinya. Pada resepsi ini orang tuamu bisa mengundang relasi mereka serta mengadakan pesta yang mewah. Namun, pada after party nya bisa kamu gunakan untuk mengundang teman-teman terdekatmu. Atau anda juga bisa memilih mengadakan pesta pernikahan yang berbeda hari dengan akad nikah atau pemberkatan. Dengan demikian, maka keinginan mu dan juga kedua orang tuamu bisa sama-sama terwujud. Merencanakan pesta pernikahan memang bukanlah hal yang judah. Terlebih lagi ketika kamu dan orang tuamu menginginkan hal yang berbeda. Namun, bukan berarti hal tersebut tidak bisa dibicarakan dan dicari jalan tengah yang terbaik bagi kedua belah pihak. Nah, beberapa hal diatas bisa kamu gunakan sebagai opsi ketika kamu sedang mengalami hal yang sama. Jadi bagaimana menurutmu, pernikahan ngikutin orang tua atau kemauan pengantin?

Scroll To Top